BBC dan Guardian PHK Ratusan Karyawan Akibat Corona

BBC Guardian PHK Kayawan
Akibat Pandemi, The Guardian dan BBC PHK Kayawan (Foto: truescoopnews.com)

PILARTIMES.COM, INGGRIS — Dua media besar Inggris, BBC dan The Guardian, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan karyawannya akibat pandemi Covid-19.

Kedua media Inggris itu mengumumkan PHK besar pada Rabu lalu. Keduanya beralasan PHK dilakuan akibat tekanan keuangan gegara pandemi coronavirus.

The Guardian mengatakan, mereka memangkas 180 pekerjaan, termasuk 70 di departemen editorialnya, setelah pendapatan media turun 25 juta pound (31,6 juta dolar AS).

Pandemi telah meningkatkan audiensi dan sumbangan pembaca, tetapi pengaruhnya terhadap iklan dan penjualan surat kabar telah menciptakan “prospek keuangan yang tidak berkelanjutan untuk Guardian,” editor Katharine Viner dan CEO Annette Thomas mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada staf.

BBC juga mengumumkan pemangkasan 70 pekerjaan lagi pada Rabu. Alasannya sama, yakni tekanan keuangan akibat pandemi yang menyebabkan keterlambatan dalam mengumpulkan biaya lisensi televisi yang mendanai penyiar.

Baca Juga

Sebelum pandemi melanda, BBC sudah menghadapi tekanan untuk menghemat £ 125 juta ($ 157,9 juta) sebagai akibat dari tekanan pemerintah pada anggarannya.

Pemerintah Perdana Menteri Boris Johnson sedang mempertimbangkan untuk mengubah cara biaya lisensi dan mungkin berupaya untuk menghapusnya sepenuhnya di masa depan.

Sebagai akibat dari pemutusan hubungan kerja, BBC News mengatakan akan memiliki lebih sedikit jangkar (news anchor) dan wartawan.

Mereka akan diminta untuk bekerja di berbagai konten yang lebih luas. Ini akan mengecilkan jumlah studio dan membuat pemotongan yang signifikan di antara staf operasi. Manajemen senior juga akan terpengaruh.

“Jika kita tidak melakukan perubahan, kita tidak akan berkelanjutan. Krisis ini telah mengarahkan kita untuk mengevaluasi kembali secara tepat bagaimana kita beroperasi sebagai sebuah organisasi,” kata Direktur Berita BBC, Fran Unsworth, dalam sebuah pernyataan.

Inggris sedang menghadapi krisis pekerjaan yang makin meningkat karena pandemi yang memicu kemerosotan ekonomi terburuk dalam beberapa abad.

Perusahaan-perusahaan besar di Inggris telah mengumumkan lebih dari 80.000 PHK, dengan lebih banyak diharapkan ketika dukungan pemerintah untuk gaji berakhir pada bulan Oktober.

Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak meluncurkan paket stimulus £ 30 miliar ($ 37,6 miliar) minggu lalu untuk mencoba dan membendung kerugian, termasuk paket keringanan pajak, diskon restoran, dan program pekerjaan yang dirancang untuk meningkatkan pekerjaan. (pt/cnn)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *