Bea Meterai Satu Harga Rp10.000 Mulai 2021

meterai materai 10 ribu

PILARTIMES.COM, JAKARTA — Bea meterai atau materai akan berlaku satu tarif, yakni Rp 10.000 per lembar, mulai 1 Januari 2021.

Batas nominal dokumen yang dikenai bea meterai yaitu di atas Rp 5 juta. Selama ini, bea materai memiliki dua tarif, yakni Rp 3.000 dan Rp 6.000 per lembar.

Pemberlakuan meterai satu harga ini ditetapkan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Bea Materai yang akan segera disahkan DPR menjadi undang-undang.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pemerintah melakukan pembebasan bea materai untuk penanganan bencana alam, kegiatan bersifat keagamaan, dan sosial guna mendorong program pemerintah dalam melakukan perjanjian internasional.

“UU ini akan berlaku mulai 1 Januari 2021, jadi tidak berlaku secara langsung pada saat diundangkan,” ujarny seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/9/2020).

Bersamaan dengan kebijakan tarif baru, pemerintah juga akan memberlakukan beberapa ketentuan baru.

Biaya dokumen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bawah Rp5 juta tidak perlu menggunakan meterai untuk mengesahkan persetujuan.

“Ini adalah salah satu bentuk pemihakan. Ini kenaikan dari yang tadinya dokumen di atas Rp1 juta harus berbiaya meterai,” katanya.

Seain itu, penggunaan bea materai akan tetap dibutuhkan untuk dokumen kertas dan digital, sebagaimana tertuang dalam Pasal 32 di RUU tersebut.

“Ini sesuai dengan perubahan zaman sehingga kami berharap dengan adanya uu ini kita bisa memberikan kesamaan perlakuan untuk dokumen kertas dan nonkertas,” jelasnya.

Ketentuan baru lainnya, pemerintah menyiapkan sanksi administratif dan pidana untuk tindakan ketidakpatuhan pemenuhan pembayaran bea meterai. Sanksi untuk meminimalkan sekaligus mencegah tindak pidana di bidang perpajakan.

“Juga dilakukan penyempurnaan termasuk mengenai pengedaran, penjualan, pemakaian meterai palsu serta bekas pakai,” tuturnya.

Fungsi Meterai

Meterai (bentuk tidak baku: materai) adalah cap tanda berupa gambar yang tercantum pada kertas atau terukir pada kayu, besi, dan sebagainya; cap; tera; segel (KBBI).

Mengutip laman Wikipedia, bea meterai adalah pajak yang dikenakan atas dokumen yang bersifat perdata dan dokumen untuk digunakan di pengadilan. Nilai bea meterai yang berlaku saat ini Rp3.000,00 dan Rp6.000,00 yang disesuaikan dengan nilai dokumen dan penggunaan dokumen.

Benda meterai adalah meterai tempel dan kertas meterai yang dikeluarkan oleh pemerintah. Bea meterai dikenakan terhadap dokumen yang berbentuk:

  1. Surat perjanjian dan surat-surat lain yang dibuat dengan tujuan sebagai pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan atau keadaan yang bersifat perdata.
  2. Akta-akta notaris beserta salinan-salinannya.
  3. Akta-akta pejabat pembuat akta tanah beserta rangkap-rangkapnya.
  4. Surat berharga
  5. Efek
  6. Dokumen yang digunakan untuk pembuktian di pengadilan.

Secara umum, dokumen yang tidak dikenakan bea meterai adalah dokumen yang berhubungan dengan transaksi internal perusahaan, berkaitan dengan pembayaran pajak, dan dokumen negara. (PT)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *