Covid-19 Belum Terkendali, DMI Buka Kemungkinan Kembali Tutup Masjid

Masjid Tutup Covid-19

PILARTIMES.COM, JAKARTA —  Dewan Masjid Indonesia (DMI) membuka kemungkinan menutup kembali masjid-masjid jika pandemi Covid-19 masih belum terkendali.

Secara nasional, kasus corona terus bertambah hingga mencapai 84 ribu lebih kasus positif pada Sabtu (18/7/2020).

Pemerintah DKI Jakarta resmi kembali memperpanjang Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase I mulai 17-30 Juli 2020. Keputusan ini diambil sebagai dampak belum terkendalinya virus corona di ibu kota.

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) KH Masdar Farid Mashudi menyatakan, pihaknya sangat prihatin Covid-19 masih mewabah di tengah masyarakat.

Baca Juga

“Kita prihatin bahwa wabah covid tersebut masih kuat bercokol di tengah-tengah kehidupan kita,” jelasnya.

Saat ditanya, akibat situasi ini apakah ada kemungkinan masjid-masjid kembali ditutup? Sholat berjamaah ditunda? Ia menyatakan bisa saja terjadi.

“Kemungkinan masjid ditutup kembali bisa saja terjadi. Bahkan perlu jika kondisinya tidak ada perkembangan positif yang diharapkan,” tegasnya.

Kiai Masdar mengimbau kaum muslimin di seluruh Indonesia terus menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan sunah-sunah Nabi Muhammad Saw untuk terhindar dari wabah Covid-19.

“Umat Islam perlu manjalankan sunah Nabi untuk menjaga wudhu,” terangnya.

“Dengan wudhu kita akan selalu mengulang dan mengulang gosok gigi, cuci mulut, berkumur, cuci hidung, cuci muka, cuci tangan, cuci telinga, dan cuci kaki,” lanjut Rois Syuriah PBNU tersebut.

“Insya Allah, dengan menjalankan sunah atau teladan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, kaum muslimin bisa terhindar dari virus corona yang sangat membahayakan ini,” pungkasnya. (pt/okezone)

Protokol Kesehatan Masjid

Protokol Kesehatan Masjid

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *