Diskominfo Jabar Siapkan Aplikasi Denda Warga Tak Bermasker

Operasi Masker

PILARTIMES.COM, BANDUNG — Dinas Komunikasi dan Informasi Jawa Barat (Diskominfo Jabar) menyiapkan aplikasi penerapan sanksi denda bagi warga yang tidak bermasker.

Aplikasi denda masker ini merupakan penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar terkait sanksi pelanggaran protokol kesehatan yang akan memakai sistem dan aplikasi sebagai tanda bukti tilang bagi warga yang melanggar.

Menurut Kepala Diskominfo Jabar, Setiai, pihaknya tengah menggenjot pembuatan sistem tilang berupa aplikasi tersebut selama dua pekan ini.

“Dalam dua minggu ini kita sedang menyiapkan [aplikasi] tilang penggunaan masker,” katanya di Bandung, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga

Sesuai Pergub Jabar Nomor 60 tahun 2020, pengenaan sanksi adiministratif bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran dan penularan Covid-19.

“Sistem sedang terus kita sempurnakan karena nanti berkaitan dengan pembayaran dan penggunaan aplikasi oleh petugasnya,” ujarnya dirilis laman resmi Diskominfo Jabar.

Pada praktiknya, dalam aplikasi tersebut para petugas mencatat Kartu Tanda Penduduk (KTP) para pelanggar. Dengan begitu, dapat langsung terhubung dengan sistem kependudukan. Data ini nantinya akan terhubung dengan kewajiban pelanggar membayar denda dan lain-lain.

Aplikasi tersebut juga rencananya akan terhubung dengan aplikasi layanan dompet elektronik. Setiaji mengatakan, aplikasi ini dimungkinkan menggandeng OVO dan GoPay .

“Pembayarannya kan bisa macam-macam bisa menggunakan cash atau yang lainnya. Harapannya sih nontunai agar lebih terpantau dan langsung masuk kas pemerintah,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, warga yang tidak menggunakan masker saat di luar rumah akan dikenai sanksi denda antara 100-150 ribu rupiah. (PT)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *