Driver Ojek Online Kota Bandung Didorong Jadi Wirausahawan

demo ojol bandung
Pengemudi Ojek Online mendatangi Balai Kota dalam aksi damai beberapa waktu lalu (Foto: Humas Kota Bandung)

PILARTIMES.COM, BANDUNG — Pengemudi ojek online (ojol) Kota Bandung mendapatkan pencerahan dari Wali Kota Bandung Oded M. Danial. Mereka didorong untuk bisa mengembangkan beragam potensi di sektor kewirausahaan.

Motivasi bagi driver ojol untuk menjadi wirausahawan itu mengemuka dalam pertemuan pengemudi ojol yang tergabung dalam Driver Online Jawa Barat Bersatu (DOJB) dengan Wali Kota Bandung di ke Pendopo.

Kedatangan DOJB ke Balai Kota untuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang bergerak cepat mengakomodasi aspirasi pengemudi ojol.

Menurut Tim Advokasi DOJB, Veto Syarif, setelah menyampaikan aspirasi ke Balai Kota beberapa waktu lalu, Pemkot Bandung sangat responsif.

Terlebih, sejak 3 Juli 2020, Oded sudah membuat Peraturan Wali Kota (Perwal) yang memberi relaksasi angkutan roda dua diperbolehkan mengangkut penumpang.

Baca Juga

“Kedatangan kami di sini tidak ubahnya anak kepada bapak. Intinya silaturahmi. Alhamdulillah lewat aksi kami kemarin, pak wali kota menyetujui atas aktivasi penumpang,” ucap Veto dikutip laman resmi Humas Kota Bandung.

Diungkapkannya, dalam pertemuan tersebut, wali kota memberikan inspirasi kepada para pengemudi ojol agar mengembangkan potensinya dan memulai berwirausaha. Hal itu agar driver ojol memiliki penghasilan lain tanpa harus bergantung pada angkutan umum berbasis aplikasi ini.

“Pak Wali membuka sudut pandang pengemudi ojol agar tidak terlalu bergantung di bidang transportasi daring, tetapi mampu berkembang untuk berwirausaha. Terlebih waktu pengemudi ojol yang terbilang cukup fleksibel,” katanya.

Guna menopang kelangsungan usaha tersebut, Wali Kota Bandung menyarankan DOJB membuat koperasi. Menurutnya, keanggotaan DOJB yang cukup banyak ini menjadu potensi besar untuk membangun fondasi ekonomi para pengemudi.

“Silakan saja lebih bagus kalau dibuatkan koperasi. Jangan sampai hanya mengandalkan tarik penumpang saja. Sekarang banyak potensi usaha yang bisa dilakukan di waktu senggang tapi menghasilkan uang. Asal bisa memegang komitmen dan konsisten,” kata wali kota.

Veto menyambut baik arahan tersebut. Sebagai langkah awal, ia akan mencoba mengajak belasan ribu anggota DOJB se-Bandung Raya untuk mengembangkan beragam potensi anggotanya dalam menjajaki sektor wirausaha.

“Pesan beliau tadi kita harus menyatukan visi, pola pikir dan semangat. Karena selama ini banyak yang berwacana tapi tidak terealisasi. Di sini kami berkomitmen menjadi tempat yang bisa lebih berproduktif,” jelasnya.

Anggota Tim Advokasi DOJB lainnya, Yaman Didu, mengatakan beberapa pengemudi ojol sudah memiliki modal dasar sebagai pelaku usaha. Tinggal penguatan agar mampu berkembang lebih besar dan berjalan stabil.

“Dari temen-temen komunitas ada yang memang pelaku usaha di bidang industri kreatif, banyak sekali. Tadi kata Pak Wali juga ada kegiatan usaha berbasis lingkungan. Nanti diformulasikan mana bidang yang akan digeluti dan cocok,” ungkapnya. (PT)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *