LinkedIn PHK 960 Karyawan Akibat Pandemi

PHK Linkedin

PILARTIMES.COM, AMERIKA SERIKAT — Situs jaringan bisnis LinkedIn akan memangkas sekitar 960 karyawannya di seluruh dunia. Kondisi keuangan media sosial kalangan profesional ini terdampak pandemi coronavirus (Covid-19).

Sebelumnya, dua media besar Inggris, BBC dan The Guardian, juga mem-PHK ratusan karyawan akibat pandemi.

Divisi di LinkedIn yang terdampak PHK adalah bagian penjualan (sales) dan rekrutmen secara global. Dalam pengumumannya, CEO LinkedIn Ryan Roslansky mengatakan akan memangkas 960 pekerjaan di seluruh dunia.

Pemotongan akan memengaruhi sekitar 6% dari tenaga kerja perusahaan di seluruh dunia, termasuk Inggris.

Baca Juga

Roslansky mengatakan, ini adalah satu-satunya PHK yang direncanakan perusahaan.

Pengumuman ini muncul karena sektor-sektor mulai dari ritel hingga maskapai memangkas pekerjaan di seluruh dunia.

LinkedIn milik Microsoft memiliki kantor di lebih dari 30 kota di seluruh dunia dan mempekerjakan 16.000 orang.

Perusahaan, yang berbasis di California, digunakan oleh pengusaha untuk menemukan kandidat yang cocok untuk pekerjaan dan oleh karyawan untuk mencari pekerjaan baru.

Roslansky mengatakan LinkedIn “tidak kebal terhadap dampak pandemi global”.

“Bisnis Talent Solutions kami terus terkena dampak karena semakin sedikit perusahaan, termasuk kami, yang perlu merekrut pada volume yang sama dengan yang mereka lakukan sebelumnya,” katanya.

Pemutusan hubungan kerja sedang dilakukan dalam divisi penjualan dan perekrutan global grup.

“Saya ingin Anda tahu, ini satu-satunya PHK yang kami rencanakan,” kata Roslansky.

Roslansky mengatakan, karyawan di Irlandia, Inggris, dan Australia sudah mulai berkonsultasi tentang dampak potensial pada pekerjaan mereka.

Staf di bagian lain dunia akan mencari tahu dampaknya terhadap mereka selama beberapa hari dan bulan mendatang.

Dia menambahkan, LinkedIn akan berinvestasi di bagian lain dari bisnis yang akan menghasilkan penciptaan lapangan kerja dan perusahaan akan “bekerja dengan karyawan yang terkena dampak dari pengumuman hari ini untuk mengeksplorasi peluang ini”. (PT/bbc)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment