Pemkot Bandung Berlakukan Sanksi Sosial bagi Warga Tanpa Masker

GTTP Covid-19 Kota Bandung
GTTP Covid-19 Kota Bandung (Foto: Humas Kota Bandung)

PILARTIMES.COM, BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberlakukan sanksi sosial terhadap warga yang tidak menggunakan masker. Sanksi sosial dinilai lebih memberikan efek jera ketimbang sanksi denda Rp150 ribu.

Menurut Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, sanksi sosial terhadap masyarakat yang tak menggunakan masker telah berjalan.

Sanksi dikuatkan oleh Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) nomor 32 tahun 2020 tetang Percepatan Penanganan Covid-19 atau virus korona.

“Kalau di Perrwal Kota Bandung, kita sanksi sosial. Kalau berbicara tentang lokal kebijakan di Kota Bandung, ya kita sanksi sosial saja, suruh menyapu,” ujar Oded dilansir laman resmi Humas Kota Bandung.

Oded menuturkan, pandemi corona saat ini membuat masyarakat cukup sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oded mengaku, banyak warganya yang dirumahkan dari perusahaan, sehingga pihaknya memilih menerapkan sanksi sosial.

Baca Juga

“Sanksi sosial dulu, takut enggak punya uang (warga) kasian. Apalagi musim kayak gini kan, ada yang enggak kerja, dirumahkan dan sebagainya,” tutur Oded.

Meski demikian, Pemkot Bandung juga akan mengikuti aturan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait sanksi denda uang terhadap warga yang tak menggunakan masker. Denda diberikan bila warga telah berulang kali tak menggunakan masker.

“Tapi ketika provinsi melakukan seperti itu kita mengikuti mereka,” ungkap Oded.

Pemprov Jabar bakal memberikan sanksi terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berada di ruang publik. Pelanggar akan dikenakan denda berupa Rp100-150 ribu.

“Kami akan mendisplinkan (pakai masker), karena proses edukasi sudah dilakukan, proses teguran sudah dilakukan, sudah masuk sesuai komitmen kami, yaitu tahap ketiga, yaitu mendisiplinkan dengan denda,” ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin, 13 Juli 2020.

Penggunaan masker saat keluar rumah merupakan bagian dari protokol kesehatan di era new normal pandemi Covid-19, selain menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan upaya menjaga kesehatan lainnya. (PT)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *