Pengertian Asmaul Husna dan Keutamaannya

Pengertian Asmaul Husna – Tulisan Arab, Latin, Keutamaan, dan Terjemahan Indonesia.

Pengertian Asmaul Husna

PILARTIMES.COM — Al-Asma al-Husna atau Asmaul Husna adalah istilah yang merujuk kepada nama-nama, gelar, sebutan, sekaligus sifat-sifat Allah SWT yang baik dan indah.

Istilah Asmaul Husna atau Al-Asmaul Husna (الأسْمَاءُ الْحُسْنَى) disebutkan dalam Al-Quran:

اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ لَهُ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى

“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai asmaa’ul husna (nama-nama yang baik)” (QS Thaha:8).

Baca Juga

قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱللَّهَ أَوِ ٱدْعُوا۟ ٱلرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَّا تَدْعُوا۟ فَلَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ

“Katakanlah (olehmu Muhammad): Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaa’ul husna (nama-nama yang terbaik)…” (QS Al-Israa’: 110).

Menurut Tafsir Ibnu Katsir,  Firman Allah: AllaaHu laa ilaaHa illaa Huwa laHul asmaa-ul husnaa (“Dialah Allah, tidak ada ilah [yang berhak diibadahi] melainkan Dia.

Dia mempunyai al-Asmaa-ul husna [nama-nama yang baik].”) maksudnya Rabb yang telah menurunkan al-Qur’an kepadamu itu adalah Allah yang tiada Ilah [yang berhak diibadahi] selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang baik [Asmaul husna] dan sifat-sifat yang tinggi.

Pengertian Asmaul Husna

Secara bahasa, Asmaul Husna artinya nama-nama yang baik. Kata Asmaul Husna berasal dari bahasa Arab yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu al-Asma’ dan al-Husna.

Al- Asma’ adalah bentuk jamak dari ismun yang berarti nama. Al-Husna adalah bentuk mashdar dari al-Ahsan yang berarti baik atau bagus. (Haffi dan Rusyadi, Kamus Arab, Inggris, Indonesia, Jakarta: Rieneka Cipta, 1994).

Menurut M. Ali Chasan Umar dalam Khasiat dan Fadhilah Asmaul Husna (Semarang: Kaifa Toha Putra, 1979), pengertian Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang terbaik dan yang agung, yang sesuai dengan sifatsifat Allah yang jumlahnya ada 99 nama.

Menurut M. Ali Chasan Umar, pengertian Asmaul Husna adalah nama-nama Allah SWT yang terbaik dan yang agung, yang sesuai dengan sifatsifat Allah yang jumlahnya ada 99 nama.

Asmaul Husna merujuk kepada nama-nama, sebutan, gelar, sekaligus sifat-sifat Allah SWT yang indah dan baik.

Jumlah Asmaul Husna

Jumlah Asmaul Husna adalah 99 nama, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, diperkuat dengan hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad Saw bersabda:

 إنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًامِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَادَخَلَ الْجَنَّةَ 

“Sesungguhnya Allah Swt mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam surga” (HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, Ahmad, dan Al-Baihaqy).

Daftar 99 Nama Asmaul Husna

Berikut ini daftar nama Allah SWT dalam Asmaul Husna berupa teks latin, tulisan Arab, dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

No.
Nama
Arab
Indonesia
Allah
الله
Allah
1
Ar Rahman
الرحمن
Yang Maha Pengasih
2
Ar Rahiim
الرحيم
Yang Maha Penyayang
3
Al Malik
الملك
Yang Maha Merajai/Memerintah
4
Al Quddus
القدوس
Yang Maha Suci
5
As Salaam
السلام
Yang Maha Memberi Kesejahteraan
6
Al Mu`min
المؤمن
Yang Maha Memberi Keamanan
7
Al Muhaimin
المهيمن
Yang Maha Pemelihara
8
Al `Aziiz
العزيز
Yang Maha Perkasa
9
Al Jabbar
الجبار
Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
10
Al Mutakabbir
المتكبر
Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11
Al Khaliq
الخالق
Yang Maha Pencipta
12
Al Baari`
البارئ
Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13
Al Mushawwir
المصور
Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)
14
Al Ghaffaar
الغفار
Yang Maha Pengampun
15
Al Qahhaar
القهار
Yang Maha Memaksa
16
Al Wahhaab
الوهاب
Yang Maha Pemberi Karunia
17
Ar Razzaaq
الرزاق
Yang Maha Pemberi Rezeki
18
Al Fattaah
الفتاح
Yang Maha Pembuka Rahmat
19
Al `Aliim
العليم
Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20
Al Qaabidh
القابض
Yang Maha Menyempitkan (makhluk-Nya)
21
Al Baasith
الباسط
Yang Maha Melapangkan (makhluk-Nya)
22
Al Khaafidh
الخافض
Yang Maha Merendahkan (makhluk-Nya)
23
Ar Raafi`
الرافع
Yang Maha Meninggikan (makhluk-Nya)
24
Al Mu`izz
المعز
Yang Maha Memuliakan (makhluk-Nya)
25
Al Mudzil
المذل
Yang Maha Menghinakan (makhluk-Nya)
26
Al Samii`
السميع
Yang Maha Mendengar
27
Al Bashiir
البصير
Yang Maha Melihat
28
Al Hakam
الحكم
Yang Maha Menetapkan
29
Al `Adl
العدل
Yang Maha Adil
30
Al Lathiif
اللطيف
Yang Maha Lembut
31
Al Khabiir
الخبير
Yang Maha Mengenal
32
Al Haliim
الحليم
Yang Maha Penyantun
33
Al `Azhiim
العظيم
Yang Maha Agung
34
Al Ghafuur
الغفور
Yang Maha Pengampun
35
As Syakuur
الشكور
Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36
Al `Aliy
العلى
Yang Maha Tinggi
37
Al Kabiir
الكبير
Yang Maha Besar
38
Al Hafizh
الحفيظ
Yang Maha Memelihara
39
Al Muqiit
المقيت
Yang Maha Pemberi Kecukupan
40
Al Hasiib
الحسيب
Yang Maha Membuat Perhitungan
41
Al Jaliil
الجليل
Yang Maha Mulia
42
Al Kariim
الكريم
Yang Maha Mulia
43
Ar Raqiib
الرقيب
Yang Maha Mengawasi
44
Al Mujiib
المجيب
Yang Maha Mengabulkan
45
Al Waasi`
الواسع
Yang Maha Luas
46
Al Hakiim
الحكيم
Yang Maha Maka Bijaksana
47
Al Waduud
الودود
Yang Maha Mengasihi
48
Al Majiid
المجيد
Yang Maha Mulia
49
Al Baa`its
الباعث
Yang Maha Membangkitkan
50
As Syahiid
الشهيد
Yang Maha Menyaksikan
51
Al Haqq
الحق
Yang Maha Benar
52
Al Wakiil
الوكيل
Yang Maha Memelihara
53
Al Qawiyyu
القوى
Yang Maha Kuat
54
Al Matiin
المتين
Yang Maha Kokoh
55
Al Waliyy
الولى
Yang Maha Melindungi
56
Al Hamiid
الحميد
Yang Maha Terpuji
57
Al Muhshii
المحصى
Yang Maha Mengkalkulasi
58
Al Mubdi`
المبدئ
Yang Maha Memulai
59
Al Mu`iid
المعيد
Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
60
Al Muhyii
المحيى
Yang Maha Menghidupkan
61
Al Mumiitu
المميت
Yang Maha Mematikan
62
Al Hayyu
الحي
Yang Maha Hidup
63
Al Qayyuum
القيوم
Yang Maha Mandiri
64
Al Waajid
الواجد
Yang Maha Penemu
65
Al Maajid
الماجد
Yang Maha Mulia
66
Al Wahiid
الواحد
Yang Maha Tunggal
67
Al Ahad
الاحد
Yang Maha Esa
68
As Shamad
الصمد
Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69
Al Qaadir
القادر
Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70
Al Muqtadir
المقتدر
Yang Maha Berkuasa
71
Al Muqaddim
المقدم
Yang Maha Mendahulukan
72
Al Mu`akkhir
المؤخر
Yang Maha Mengakhirkan
73
Al Awwal
الأول
Yang Maha Awal
74
Al Aakhir
الأخر
Yang Maha Akhir
75
Az Zhaahir
الظاهر
Yang Maha Nyata
76
Al Baathin
الباطن
Yang Maha Ghaib
77
Al Waali
الوالي
Yang Maha Memerintah
78
Al Muta`aalii
المتعالي
Yang Maha Tinggi
79
Al Barri
البر
Yang Maha Penderma
80
At Tawwaab
التواب
Yang Maha Penerima Tobat
81
Al Muntaqim
المنتقم
Yang Maha Pemberi Balasan
82
Al Afuww
العفو
Yang Maha Pemaaf
83
Ar Ra`uuf
الرؤوف
Yang Maha Pengasuh
84
Malikul Mulk
مالك الملك
Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85
Dzul Jalaali Wal Ikraam
ذو الجلال و الإكرام
Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86
Al Muqsith
المقسط
Yang Maha Pemberi Keadilan
87
Al Jamii`
الجامع
Yang Maha Mengumpulkan
88
Al Ghaniyy
الغنى
Yang Maha Kaya
89
Al Mughnii
المغنى
Yang Maha Pemberi Kekayaan
90
Al Maani
المانع
Yang Maha Mencegah
91
Ad Dhaar
الضار
Yang Maha Penimpa Kemudharatan
92
An Nafii`
النافع
Yang Maha Memberi Manfaat
93
An Nuur
النور
Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94
Al Haadii
الهادئ
Yang Maha Pemberi Petunjuk
95
Al Baadii
البديع
Yang Indah Tidak Mempunyai Banding
96
Al Baaqii
الباقي
Yang Maha Kekal
97
Al Waarits
الوارث
Yang Maha Pewaris
98
Ar Rasyiid
الرشيد
Yang Maha Pandai
99
As Shabuur
الصبور
Yang Maha Sabar

Keutamaan Asmaul Husna

Asmaul Husna adalah nama-nama Allah SWT yang dikenalkan Rasul-Nya agar umat manusia, khususnya kaum muslim, mengenal Tuhannya dengan baik. Melalui Asmaul Husna, Allah mengenalkan diri-Nya.

Umat Islam dianjurkan berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama yang baik itu.

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَاكَانُوا يَعْمَلُونَ

“Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam nama-nama Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan” (QS Al-A’raf:180).

Menurut Said bin Ali Wahf dkk. dalam Doa dengan Asmaul Husna (Pustaka Ibnu Umar), bila kita berdoa dengan Asmaul Husna, maka kita telah menegakkan salah satu kewajiban untuk bertauhid dengan tauhid Asma wa Shifat, yakni berkeyakinan bahwa Allah memiliki Nama-nama yang indah yang sesuai dengan sifat-sifat-Nya.

“Berdoa dengan Asmaul Husna membuat Anda lebih khusyu, karena Anda melaksanakan satu ibadah yang sekaligus mengasah satu cabang dari pohon tauhid,” tulisnya.

“Ketika seseorang berdoa menyeru Allah dengan tauhid yang benar, maka yang ia akan yakini bahwa Allah itu Maha dekat (Al-Qarib) dan Maha Mengabulkan Doa.

Demikian Pengertian Asmaul Husna – Tulisan Arab, Latin, Keutamaan, dan Terjemahan Indonesia.

VIDEO BACAAN ASMAUL HUSNA

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *