Pengertian Muslim Secara Bahasa dan Istilah

pengertian muslim

 

PILARTIMES.COMMuslim (مسلم) adalah sebutan bagi orang yang memeluk agama Islam. Karenanya, muslim sering disebut juga “orang Islam” atau “umat Islam”, yakni orang atau mereka yang memeluk agama Islam.

Dengan demikian, muslim berbeda dengan Islam. Muslim adalah orang. Islam adalah konsep atau ajaran. Muslim tidak sama dengan Islam, meski seringkali Islam identik dengan muslim dan sebaliknya. (Baca: Salah Paham tentang Islam).

Pengertian Muslim

Kamus Bahasa Indonesia mengartikan muslim sebagai “penganut agama Islam”.

Secara harfiyah (dalam bahasa Arab), muslim adalah “seseorang yang berserah diri kepada Allah”. Akar kata muslim diambil dari kata aslama yang bermakna menyerahkan diri.

Segala makhluk yang ada di langit dan bumi secara harfiyah adalah muslim, patuh pada ketentuan Allah SWT, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran:

 أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.” (Surat Ali ‘Imran Ayat 83).

islam muslim

Ciri-Ciri Muslim

Mengacu pada pengertian muslim sebagai penganut agama Islam, maka ciri utama seorang muslim adalah melaksanakan Rukun Islam yang terdiri dari lima hal:

1. Syahadat — pernyataan kesaksian dan keyakinan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, yakni pernyataan asy-hadu alla ilaha illallah wa asy-hadu anna Muhammadan Rasulallah (saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah) dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah).

2. Shalat — ritual ibadah kepada Allah SWT lima kali dalam sehari, yakni waktu Subuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Shalat merupakan pembeda utama adalah seorang Muslim dan non-Muslim.

3. Puasa — Berpuasa sepanjang bulan Ramadhan.

4. Zakat — Membayar zakat sebesar 2,5% dari jumlah harta kekayaan senilai 85-90 gram emas.

5. Haji — Menunaikan ibadah haji.

ilustrasi kaum muslim

Beda Muslim dan Mukmin

Muslim sering pula disebut mukmin, padahal arti muslim dan mukmin berbeda. Muslim adalah orang yang pasrah kepada Allah. Mukmin adalah orang yang beriman kepada Allah SWT.

Jadi, bisa dikatakan, orang yang mengaku Muslim belum tentu ia benar-benar beriman kepada Allah SWT sebagaimana ayat berikut ini.

قالَتِ الْأَعْرابُ آمَنَّا قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمانُ فِي قُلُوبِكُمْ وَإِنْ تُطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَا يَلِتْكُمْ مِنْ أَعْمالِكُمْ شَيْئاً إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (١٤) إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتابُوا وَجاهَدُوا بِأَمْوالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ (١٥

“Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman”. katakanlah: “Kamu belum beriman, tapi katakanlah ‘kami telah tunduk’, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (14) Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar”. (Qs. al-Hujurat: 14-15).

Rasulullah Saw bersabda:

الإسلام علانية و الإيمان في القلب

“Islam adalah yang tampak di luar sedangkan iman adanya di dalam hati”. 

Dalam riwayat lain disebutkan:

الإيمان اقرار و عمل و الإسلام اقرار بلا عمل

“Iman adalah ikrar (pengakuan) dan amalan sedangkan Islam adalah ikrar tanpa amalan”.

Dari al-A’mas dari Imam Ja’far bin Muhammad as beliau berkata:

و الاسلام غير الايمان، و كل مؤمن مسلم و ليس كل مسلم مؤمن

“Islam itu bukanlah iman, setiap mukmin itu muslim tapi tidak setiap muslim itu mukmin”  

Demikian pengertian muslim secara bahasa dan istilah. Wallahu a’lam bish-shawabi.*

Sumber:

  • Drs. Nasruddin Razak, Dienul Islam, Al-Ma’arif Bandung, 1989.
  • Hammudah Abdalati, Islam in Focus, American Trust Publications Indianapolis-Indiana
  • Endang Saifuddin Anshari, Kuliah Al-Islam, Pusataka Bandung, 1978.
  • Shahih Bukhari & Muslim
  • Abul A’la Maududi , Pokok-Pokok Pandangan Hidup Muslim, IIFSO, 1978
  • Ensiklopedi Islam, Ichtiar Baru Van Hoeve Jakarta, 1993.
  • Tafsir Fi Dzilal al-Quran & Ibnu Katsir

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *