Satpol PP Kota Bandung Gelar Razia Masker

Satpol PP Kota Bandung Razia Masker
Satpol PP Kota Bandung (Foto: Humas Kota Bandung)

PILARTIMES.COM, BANDUNG — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menggelar razia atau operasi masker di Kota Bandung mulai hari ini, Kamis, 6 Agustus 2020.

Razia masker dimulai dari lingkungan pusat pemerintahan Kota Bandung, Balai Kota. Hari berikutnya Satpol PP mulai berkeliling banyak tempat.

Menurut Kasatpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, razia masker dilakukan untuk memastikan semua orang menggunakan masker sebagai salah satu protokol kesehatan Covid-19.

Selain di jalanan, beberapa tempat seperti perkantoran, restoran, hingga kafe pun akan didatangi Satpol PP.

“Hari ini kita di Balai Kota dulu, untuk besok dan seterusnya kita implementasikan sesuai Perwal 43 itu di tempat-tempat lain seperti di fasilitas umum, fasilitas publik, kafe, rumah makan dan lainnya,” kata Rasdian dilansir laman prfmnews.id, Kamis (6/8/2020).

Baca Juga

Dalam operasi masker ini Satpol PP ditemani Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sesuai dengan bidang-bidangnya akan ikut serta dalam operasi tersebut.

Rasdian mengemukakan, sesuai Perwal 46/2020, sanksi bagi yang tidak menggunakan masker dibagi dalam tiga jenis, yakni sanksi ringan, sedang, hingga sedang. Warga yang tak memiliki masker akan diberi masker gratis setelah diberikan sanksi.

“Kita juga dalam kegiatan ini kita menyiapkan kurang lebih 2000 masker bagi masyarakat yang lupa atau yang lainnya, tapi tetap kita berikan sanksi berupa sanksi teguran,” ujarnya.

Untuk pemberian sanksi, warga tak akan langsung dikenakan sanksi denda. Nantinya warga akan diberi teguran dulu atau penahanan kartu identitas diri.

“Jadi ada tiga kategori sanksi. Yang pertama sanksi ringan berupa teguran lisan dan teguran tertulis sudah kita siapkan perangkatnya. Kedua sanksi sedang itu ada jaminan kartu identitas kita ambil kartu identitasnya dan kita sudah siapkan perangkatnya. Dan terakhir sanksi berat terkait denda administratif. Untuk perorangan itu paling berat dendanya Rp100 ribu yang artinya kita bisa kenakan Rp10 ribu, Rp20 ribu , dan seterusnya,” jelasnya.

Razia Masker di Balai Kota

Saat razia masker di Balai Kota Bandung, Satpol PP masih menemukan ASN atau PNS Kota Bandung yang tidak menggunakan masker, padahal dia membawa masker.

“Dari hasil monitoring kita di beberapa OPD, secara umum memang sudah memenuhi protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker dan memang hanya 1-2 saja yang dia membawa masker tapi tidak dipakai, jadi kita ingatkan dan kita berikan teguran,” kata Rasdian.

Selain memeriksa ASN, Satpol PP juga memeriksa setiap warga yang datang ke Balai Kota.

“Kita buat semacam spanduk kecil juga untuk mengingatkan ASN dan masyarakat dimana salah satunya berisi kenakan masker atau denda,” tegasnya.

Usai razia di Balai Kota, Satpol PP berkeliling di beberapa titik yang berdekatan dengan Balai Kota untuk mengingatkan warga agar menggunakan masker. (PT)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *