Tak Ada yang Kompeten, 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

Ilustrasi PNS/ASN
Ilustrasi PNS/ASN (Foto: nusabali.com)

PILARTIMES.COM, JAKARTA — Sekitar 17.000 formasi calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2019 berpotensi kosong. Hal itu karena tidak ada peserta CPNS yang berhasil lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Demikan dikemukakan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen mengatakan.

Dikatakannya, saat ini pemerintah membuka sekitar 150.000 formasi pada seleksi CPNS 2019.

“17.000 potensi formasi kosong, sebetulnya potensi kosong itu sebagai konsekuensi dari tidak lulus seleksi CPNS,” kata Suharmen dalam media briefing BKN dikutip kompas.com, Rabu (5/8/2020).

Kendati demikian, Suharmen mengatakan, untuk mengatasi potensi sejumlah formasi kosong itu, setiap instansi dapat melakukan optimalisasi.

Baca Juga

Djelaskan, optimalisasi itu dilakukan pada tahap akhir seleksi. Instansi dapat memilih peserta untuk ditempatkan pada posisi kosong tersebut, dengan syarat mereka harus memperoleh nilai atau skor terbaik kedua dan posisi yang akan ditempatkan sesuai dengan pendidikan yang ditempuh sebelumnya.

“Jadi hasil nilai SKD dan SKB gabungan itu nilai yang terbaik, itulah yang mengisi formasi yang kosong tadi. Di hasil akhir belum tentu akan kosong sebanyak 17.000, optimalisasi nanti mekanismenya,” ujarnya.

Pemerintah tetap melanjutkan SKB CPNS 2019 yang akan digelar 1 September-12 Oktober 2020.

Berdasarkan jadwal tersebut, BKN melakukan verifikasi data agar peserta dapat mendaftar ulang seleksi SKB. Hal itu untuk memastikan peserta ujian melaksanakan ujian di wilayah masing-masing.

Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data BKN dengan data yang dimiliki instansi masing- masing. Hal ini untuk memastikan peserta telah lulus mengikuti tiga kali formasi.

Verifikasi juga dilakukan untuk mengindari potensi kecurangan yang dilakukan oleh instansi. Oleh karena itu, BKN mewajibkan instansi membuat SPTJM untuk disampaikan pada BKN. Pelaksanaan SKB ini akan diadakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. (PT)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *