Waktu dan Keutamaan Puasa Arafah

puasa arafah

PILARTIMES.COM, HIKMAH — Puasa Arafah adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada hari Arofah. Puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijah atau sehari sebelum Idul Adha.

Tahun ini tanggal 9 Dzulhijjah insya Allah bertepatan dengan Kamis, 30 Juli 2020 M/9 Dzulhijjah 1441 Hijriah.

Puasa sunah ini dinamakan Arafah karena dilakukan umat Islam bertepatan dengan berlangsungnya wukuf jamaah haji di Padang Arafah, Arab Saudi.

Puasa sunah ini merupakan salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah. Puasa ini dilaksanakan kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Baca Juga

Arafah adalah nama daerah terbuka dan luas di sebelah timur luar kota suci Mekkah, Arab Saudi. Di padang yang luas ini, pada satu hari (siang hari) tanggal 9 Dzulhijjah Hijriyah, lebih dari dua juta umat Islam dari berbagai pelosok dunia berkumpul untuk melaksanakan inti ibadah haji, yakni wukuf.

Tempat utama di Arafah yang selalu dijadikan kunjungan jamaah haji adalah Jabal Rahmah, sebuah tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang tempat bertemunya nenek moyang manusia, Nabi Adam, dan Siti Hawa di muka bumi.

Padang Arafah
Padang Arafah (Foto: Wikipedia)

Keutamaan Puasa Arafah

Keutamaan puasa Arafah disebutkan dalam hadits. Dari Abu Qotadah, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Dikutip dari laman percikaniman.org, Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata:

“Hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

Ibnu Muflih dalam Al Furu’ (3: 108) –yang merupakan kitab Hanabilah– mengatakan, “Disunnahkan melaksanakan puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah, lebih-lebih lagi puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah. Demikian disepakati oleh para ulama.”

Pengampunan Dosa

Mengenai pengampunan dosa dari puasa Arafah, para ulama berselisih pendapat. Ada yang mengatakan yang dimaksud adalah dosa kecil.

Imam Nawawi mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51)

Namun, menurut Ibnu Taimiyah, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, tapi dosa besar juga bisa terampuni (berkah puasa Arafah) karena hadits di atas sifatnya umum. (Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).

Demikian keutamaan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah yang tahun ini bertepatan dengan hari Kamis, 30 Juli 2020 M/9 Dzulhijjah 1441 Hijriah. (PT/PI)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *